Claire's Express Delivery

APLIKASI ALAT UKUR DALAM PERKAPALAN


*.DEFINISI ALAT UKUR
Alat ukur (measuring tool) merupakan suatu alat untuk mengetahui besaran baik itu besaran, ukuran atau dimensi dan kondisi fisik suatu komponen jadi alat ukur yang digunakan dalam pembuatan kapal baik dalam lapangan maupun dalam gambar nya sebagai berikut:

A.Mistar berbentuk rol (mistar gulung)
  • A.a Definisi nya
Mistar berbentuk rol merupakan alat ukur besaran panjang yang bisa digulung, biasanya mistar jenis ini terbuat dari logam yang dibentuk tipis dan di isi skala. Mistar rol ini sering digunkan untuk mengukur suatu benda yang sangat panjang (lebih dari 5 meter) serta mistar gulung ini sangat praktis untuk dibawa kemana saja

  • A.b Aplikasi nya dalam pembuatan Kapal
mistar rol ini dalam pembuatan kapal biasa nya digunakan untuk mengukur panjang atau lebar pada plat dilapangan baik itu untuk plat kulit kapal atau frame yang ingin dipotong dalam pembuatan suatu kapal atau untuk mengukur  panjang pada bagian kapal yang tidak dapat di ukur dengan mistar.
Miatar rol yang baik dibuat dengan ujung yang bisa bergeser, dapat digunakan dengan cara menekankan ujungnya untuk ukuran pendek atau dapat ditarik dan
ditegangkan sepanjang benda kerja untuk berbagai ukuran yang sesuai dari pita pengukur.
B.Mistar geser (Jangka Sorong)
  • B.a Definisi nya
mistar geser atau yang lebih sering disebut Jangka sorong merupakan salah satu alat ukur dari besaran pokok panjang. Bentuknya mirip dengan kunci inggris yang rahangnya bisa digeser Alat ukur ini memiliki ketelitian hingga 0,1 mm.
Jangka sorong terdiri dari rahang tetap dan rahang geser. Rahang tetap dan geser ada yang di atas dan di bawah. Dalam jangka sorong terdapat 2 skala. Skala utama pada rahang tetap dan skala nonius di rahang gesernya.Skala utama memiliki skala dalamm satuan cm dan mm sedangkan skala pada nonius memiliki panjang 9 mm yang dibagi menjadi 10 skala

  •  B.b Fungsi Jangka Sorong
  1. Jangka sorong berfungsi mengukur panjang suatu benda dengan    ketelitian sampai 0,1 mm. (rahang tetap dan rahang geser bawah)
  2. Rahang tetap dan rahang geser atas bisa digunakan untuk mengukur diameter benda yang cukup kecil seperti cincin, pipa, dll.
  3. Tangkai ukur di bagian bawah berfungsi untuk mengukur kedalaman seperti kedalaman tabung, lubang kecil, atau perbedaan tinggi yang kecil.
  • B.c Aplikasi nya dalam pembuatan kapal
jangka sorong dalam pembuatan kapal biasa nya digunakan untuk mengukur ketebalan suatu plat, diameter luar ataupun diameter dalam suatu baut yang dipakai pada kapal atau bentuk kapal yang dapat diukur diameter nya oleh jangka sorong  yang tingkat detail nya lebih akurat dari pada mistar biasa.  
  • B.d cara menggunakan jangka sorong dalam mengukur benda kerja
  1. Awal persiapan, kendurkan baut pengunci dan geser rahang geser, pastikan rahang geser bekerja dengan baik. jangan lupa untuk cek ketika rahang tertutup harus menunjukkan angka nol. Jika tidak menunjukkan angka nol kita bisa mensettingnya.
  2. Langkah/ cara menggunakan jangka sorong selanjutnya adalah membersihkan permukaan benda dan permukaan rahang dan plat agar tidak ada benda yang menempel yang bisa sebabkan kesalahan pengukuran.
  3. Tutup rahang hingga mengapit dengan plat yang ingin dihitung ketebalan nya. Pastikan posisi benda sesuai dengan pengukuran yang ingin diambil. Lalu tinggal membaca skalanya.
  • B.e Cara membaca Jangka Sorong
  1. Lihat skala utama,kita lihat nilai yang terukur yang lurus dengan angka nol di skala nonius. Bisa menunjukkan posisi berhimpit dengan garis pada skala utama bisa juga tidak. Jika tidak ambil nilai skala utama yang terdekat di kirinya. Pada tahap ini kita baru mendapatkan ketelitian sampai 1 m
  2. Lihat Skala nonius, carilah angka pada skala nonius yang berhimpit dengan garis di skala utama. Pengukuran ini punya ketelitian hingga 0,1 mm
  3. Lalu Jumlahkan
C. Mistar baja (steelrule)
  • C.a Definisi nya
Mistar baja adalah alat ukur yang terbuat dari baja tahan karat. Permukaan dan bagian sisinya rata dan halus, di atasnya terdapat guratan-guratan ukuran, ada yang dalam satuan inchi, sentimeter dan ada pula yang gabungan inchi dan sentimeter/milimeter.


  • C.b Aplikasi nya dalam pembuatan kapal
Mistar baja dalam pembuatan kapal biasa nya digunakan untuk mengukur lebar mengukur tebal serta, memeriksa kerataan suatu permukaan benda kerja. Di samping itu mistar baja (steelrule) dapat dipergunakan untuk mengukur dan menentukan batas-batas ukuran juga biasa dipergunakan sebagal pertolongan menarik garis pada waktu menggambar pada permukaan benda dan membuat garis pinggir pada kertas gambar gambar. Setiap menarik Garis hanya dilakukan satu kali.
D.Mistar Segitiga (Siku-siku)
D.a Definisi nya
Disamping mistar lurus yang biasa kita kenal, kita membutuhkansepasang mistar segi tiga untuk membuat sudut istimewa dan untuk membuat garis sejajar, terutama bila kita tidak memiliki mesin gambar.Mistar segi tiga yang dipakai ada 2 (dua) buah, mistar yang pertama mempunyai sudut 45°, 90°, 45°, sedangkan yang lainnya mempunyai sudut30°, 60° dan 90°.


  • D.c Aplikasi nya dalam pembuatan kapal
           Mistar segitiga atu sering di sebut dengan mistar siku siku dalam pembuatan kapal biasanya digunakan untuk membuat garis tegak lurus dalam gambar suatu kapal  garis tersebut sering disebut dengan garis WL & BL 
E. Mikrometer
  • E.a Definisi nya
        Untuk pekerjaan yang presisi diperlukan alat ukur dengan ketelitian yang sangat tinggi. Jangka sorong tidak dapat mengukur dengan ketelitian 0,01 mm secara tepat, karena itu dibuat micrometer yang mampu mengukur dengan ketelitian 0,01 mm sampai 0,002 mm. Hasil pengukuran lebih presisi, akan tetapi jangkauan ukuran mikrometer lebih kecil, yaitu sekitar 25 mm. Mikrometer memiliki ketelitian sampai dengan 0,01 mm. Jangkauan ukur mikrometer adalah 0–25 mm, 25–50 mm, 50–75 mm, dan seterusnya dengan selang 25 mm
  • E.b Aplikasi nya dalam pembuatan kapal
Micrometer dalam pembuatan kapal berfungsi  untuk mengukur diameter dalam atau diameter luar suatu baut yang ngin digunakan pada kapal
            
  • E.c Cara menggunakan mikrometer pada benda kerja
  1. Bersihkan alat ukur yang akan digunakan.
  2. Tempatkan Micrometer pada Ragum dengan menjepitnya pada bagian Tangkai Micrometer
  3. Ambil Batang Kalibrasi yang sesuai Range-nya dan tempelkan salah satu ujungnya pada Anvil. (Pada Micrometer dengan Spesifikasi Range 0 ~ 25 mm tidak menggunakan Batang Kalibrasi).
  4. Putar Thimble sehingga unjung Spindle mendekati ujung lainnya dari batang Kalibrasi.
  5. Putar Ratchet Stopper untuk mengencangkan Spindle hingga terdengar suara sebanyak 2 ~ 3 putaran. (Pastikan posisi Batang Kalibrasi sudah benar atau tidak miring).
  • E.d  Cara membaca mikrometer
  1. Skala Samping berhimpit dengan strip yang menunjukkan angka NOL (0) pada Skala Atas.
  2. Angka NOL (0) pada Skala Samping tepat segaris dengan garis tengah Sleeve.
F. Mal lengkung (mal elastic)
  • F.a Definisi nya
Mal lengkung digunakan untuk membuat garis lengkung yang tidak
dapat dibuat dengan jangka
baik itu dengan ukuran yang sudah ada ataupun dengan ukuran dari mal tersebut
  • F.b Aplikasi nya dalam pembuatan kapal
Mal lengkung atau sering disebut juga dengan mal elastis dalam pembuatan kapal biasa nya berfungsi untuk membentuk bagian kapal yang tidak dapat dibentuk oleh mistar ataupun jangka yang biasa nya digunakan untuk membuat Rencana Garis (lines plan) pada gambar yang di skala kan.

KESIMPULAN

Setelah kita melihat pembahasan tentang penting nya alat ukur dalam pembuatan Kapal baru kita dapat menyimpulkan sebagai bahan untuk mengetahui lebih dalam tentang alat ukur yang digunakan dalam pembuatan kapal baik itu di gambar ataupun di lapangan selain itu kita juga dapat mengetahui kegunaan dan cara kerja alat ukur tersebut dalam proses pengerjaan kapal baru.
            Jadi alat ukur dalam pembuatan kapal sangat dibutuhkan dan penting dalam proses pembuatan kapal baru dikarenakan lebih dari 50% pengerjaan mengunakan alat ukur baik itu dalam proses KONTRAK, PERSIAPAN GALANGAN, TAHAP DESAIN, FABRIKASI, PERAKITAN(ASSEMBLING), INSTALASI PERMESINAN & PROPULSI, INSTALASI PERLENGKAPAN, PENGUJIAN, PERSETUJUAN KELAS DAN SERTIFIKASI yang dilakukan oleh BKI untuk di Indonesia sampai dengan peluncuran kapal.
Alat ukur sangat diperlukan baik untuk kehidupan kita terlebih untuk pembuatan kapal tanpa alat ukur suatu kapal tidak akan dapat terbuat dan dan tidak ada.

TERIMAKASIH… 
jika sobat FANTAstic ada yang belum dimengerti silahkan ditanya disini ya...
Selamat mempelajari nya... :)
 
0 Responses

Posting Komentar